"Dalam Hidup Santai Hampir Tidak Ada"

Sunday, July 4, 2021

Disrupting Agriculture with Technology

 Stadium Generale 13

Oleh : Gibran Huzaifah (CEO & Co-Founder eFishery)

Mas gibran diawal sharing mengenai pengalamannya dari mulai menjadi mahasiswa hingga tercetus ide efishery dan hingga efishery (fishtech) berkembang dan menjadi start up fishtech yang terbesar di dunia. Mas gibran menceritakan ketika awal masuk kuliah pada bulan ramadhan, dan mas gibran merupakan lulusan pertama dari salah satu sekolah yang ada di bekasi dan diapun menceritakan bawasanya dirinya selama 14 tahun masuk brosur almamater sekolahnya, saat masuk Itb mas gibran mengalami masalah ekonomi dan saat itu bulan ramadhan dan mas gibran sangat sulit untuk mencari makan buat sahur saat itu masih menjadi maba , dan akhirnya memutuskan untuk menginap di mesjid salman dan buka puasa di mesjid salman, dan kemudian mas gibran menceritakan bawasanya dia telah membaca salah satu koran dan di dalamnya terdapat berita bahwa ada salah seorang yang meninggal karena kelaparan dan itu membuat mas gibran merasa kesal, dan dari story tersebut mas gibran memiliki tujuan hidup untuk berkontribusi membasmi kelaparan. Seiring berjalannya waktu karena mengalami kesulitan ekonomi mas gibran berkuliah sambil bekerja dia menceritakan bawasanya dirinya pernah berjualan roti di mesjid salman, pernah menjadi pengajar/ tutor dan lain sebagainya. Namun ada story yang menarik ketika mas gibran memulai usahanya di bidang budi daya, dia menyewa kolam setahun dengan biaya 400 ribu dan mas gibran memiliki pemikiran bawasanya bisnis membeli masa depan dengan harga masa kini, bagaimana cara nya kita membangun bisnis yang oportunitinya lebih besar nanti bukan besar sekarang akhirny amas gibran pun memutuskan untuk membuka bisnis olahan ikan yang diberi nama dorri, usahanya berkembang  hingga memiliki 7 cabang dan dari 1 kolam setelah mas gibran lulus memiliki 76 kolam budi daya di tahun 2012. Seiring berjalannya waktu mas gibran terpikirkan jika hilir nya sudah berjalan cukup lancar maka mas gibran memiliki pemikiran untuk memperbaiki hulunya, dan saat itu dia mendatangi seorang budidayawan di cirata yang memiliki kolam sangat banyak hingga ribuan kolam dan mas gibran menanyakan problem apa yang menjadi hambatan bagi para budidaya, dan akhirnya mas gibran mendapat jawaban bawasanya para budidayawan sangat kesulitan dalam pemberian pakan dan dari situlah mas gibran memulai mendesain efishery nya dengan bantuan salah seorang anak smk, akhirnya seiring berjalannya waktu efishery kini telah memiliki kantor sendiri dan memiliki ratusan karyawan dan efishery sendiri telah mengalami banyak inovasi dan fitu fitur baru bukan hanya sebagai alat pemberi makan ikan dengan sms tetapi efishery juga kini telah menyediakan pakan ikannya dengan memanfaatkan fitur dan data (efisery fund, efishery fresh, efishery feeds) yang di dapat dan mas gibran pun telah mendapat banyak penghargaan baik dari majalah forbes, kampus ITB dan lain sebagainya. Pelajaran yang dapat diambil dari cerita mas gibran diatas adalah  inovasi ini soal bagaimana kita menyelesaikan permasalahan bukan hanya kita berpikir ide ide inovatif, tetapi kunci dari inovasi itu menyelesaikan permasalahan yang ada, bagaimana cara kita mendekatkan diri kita kepada masalah itu. Dan pelajaran yang kedua yaitu start early, start small. Dan pelajaran yang ketiga yaitu start with your “why”.

 

Resume Oleh : Alvaz Adnan Naufal 15119078 ( Teknik Geodesi dan Geomatika ITB 2019 ) 

No comments: